Negara Indonesia termasuk negara demokrasi terbesar ketiga setelah India dan Amerika Serikat. Sebagai salah satu negara demokrasi di dunia, negara Indonesia dalam menentukan pemimpin negara baik yang duduk di lembaga eksekutif maupun di lembaga legislatif menggunakan sistem pemilihan. Rekrutmen politik yang di wadahi oleh partai politik memberikan kebebasaan kepada segenap warganegara yang memenuhi persyaratan untuk ikut menentukan pilihan dalam pemilhan umum yang berlandaskan asas langsung umum bebas dan rahasia,serta jujur dan adil.             Pemilu sebagai sarana demokrasi menempatkan rakyat pada posisi memegang kedaulatan,sehingga dalam konsep pemerintahan demokrasi rakyat yang berdaulat dengan prinsip dasar pemerintahan dari oleh dan untuk rakyat. Dalam tataran implementasi dari skema bahwa rakyat yang berdaulat tersebut, maka setiap warganegara wajib dan patuh pada hukum yang berlaku,dengan melaksanakan hak dan kewajiban yang dituntut oleh negara. Peran serta setiap warganegara dalam kerangka partispasi politik pada setiap pemilihan umum merupakan hal yang sangat prinsip untuk tetap tegaknya negara demokrasi. Disamping itu, tingginya partispasi politik tergantung juga dari keberhasilan melakukan pendidikan politik terhadap masyarakat.             Berkenaan dengan latar belakang tersebut, maka penelitaian ini mengambil judul: Partisipasi Politik Pada Pilkada Kabupaten Badung tahun 2015 Perspektif Pendidikan Politik. Adapun masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah partipsasi politik pada Pilkada Kabupaten Badung  tahun 2015 Dalam perspektif Pendidikan Politik Sedangkan tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui dan menganalisis partisipasi politik pada Pilkada Kabupaten Badung tahun 2015 dalam Perspektif Pendidikan Politik             Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif. Data yang digunakan berupa data sekunder berupa hasil pilkada Kabupaten Badung tahun 2015. Sedangkan metode pengumpulan data menggunakan metode pencatatan dokumentasi dan metode kepustakaan. Analisis data menggunakan deskriptif komparatifHasil penelitian menunjukkan bahwa partispasi politik pada Pilkada Kabupaten Badung tahun 2015 dalam perspektif pendidikan politik cukup tinggi, ini dilihat dari tingkat partispasi dalam bentuk kehadiran dalam pemilu cukup tinggi sebesar 68,34 persen. Ini membuktikan bahwa masyarakat telah menggunakan hak pilihnya dengan baik sebagai bentuk kongkrit dari partisipasi politik Kata kunci: Partisipasi Politik, Pilkada, Pendidikan Politik
Copyrights © 2016