Pada saat ini lingkungan pendidikan telah banyak terjadi berbagaiperilaku dan aksi kekerasan yang mengkhawatirkan. Salah satu aksi kekerasanyang paling sering terjadi adalah perilaku bullying. Dari data National MentalHealth and Education Center tahun 2004 di Amerika diperoleh data bahwabullying merupakan bentuk kekerasan yang umumnya terjadi dalam lingkungansosial di mana 15% dan 30% siswa adalah pelaku bullying dan korban bullying.Prevalensi perilaku bullying yang meningkat dari tahun ke tahun telahmenimbulkan kerusakan atau dampak yang merugikan baik itu untuk pelaku,maupun korban. Subjek penelitian berjumlah 188 siswa SMP A, SMP B, danSMP C yang berada di wilayah Surabaya Timur dengan karakteristik berusia 12-17 tahun. Data diperoleh dari menyebarkan angket yaitu berupa angket tertutupdan angket terbuka. Data yang diperoleh dideskripsikan melalui distribusifrekuensi dan analisis butir. Hasil penelitian menunjukkan kurang dari 50%subjek penelitian yang sering dan selalu melakukan bullying, namun seluruhsubjek penelitian pernah terlibat dalam perilaku bullying. Bentuk perilaku bullyingverbal yang paling sering dilakukan. Faktor keluarga, teman sebaya, dan sekolahmembentuk perilaku bullying pada remaja. Meskipun dalam persentase yang kecilbullying juga berdampak terhadap kecenderungan depresi pada remaja, di manadepresi tersebut berakibat adanya pikiran untuk melakukan bunuh diri danmelukai diri.
Copyrights © 2014