Era Globalisasi telah berlangsung sangat cepat di Indonesia. Untuk itu,perusahaan harus memiliki daya saing tinggi agar dapat bertahan di era ini. PT.Brantas Teknik Unggul sebagai objek peneletian merupakan salah satu vendorUbaya dan memiliki ikatan kontrak untuk melakukan service dan maintenanceAC. Ubaya telah memiliki sertifikat ISO sehingga menuntut vendor untukmemiliki suatu sistem yang dapat melaksanakan perbaikan berkelanjutan. Atasdasar itu serta juga dapat berdampak pada image perusahaan di customer umum,maka PT. Brantas Teknik Unggul memiliki komitmen untuk dapat merancang,menerapkan dan mengevaluasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 :2008. Adapun hal yang diperoleh dari penelitian ini adalah: Analisis GAP danpengecualian klausul 7.3 ; perubahan struktur organisasi dan job description ;penyusunan proses bisnis ; penyusunan 6 prosedur mutu wajib, 1 tambahanimprovement dan SOP ( Standard Operation Procedure); evaluasi implementasiprosedur mutu dan SOP. Prosedur yang diterapkan selama implementasi adalah 2prosedur mutu wajib ( kepuasaan pelanggan dan tindakan perbaikan pencegahan)dan 2 prosedur tambahan ( keluar masuk barang dan check inventory). Hasilimplementasi sebagai berikut : Hasil kerja yang kurang rapi dan ketidakjelasandari konsumen terkait garansi barang yang diberikan oleh PT. Brantas TeknikUnggul. Hasil evaluasi dari penerapan ini adalah masih diperlukan waktu untukmenerapkan sistem ini diperusahaan.
Copyrights © 2014