Arang tempurung kelapa adalah arang yang berbahan dasar tempurung kelapa.Pemanfaatan arang tempurung kelapa ini termasuk strategis sebagai sektor usahapada kelas masyarakat manapun. Saat ini tempurung kelapa masih belum mampudimanfaatkan dengan maksimal. Di mana alat pengarangan yang ada saat inihanya mampu menghasilkan 1 kg arang tempurung kelapa dari 5 kg prosespengarangan tempurung kelapa. Selain itu, mesin pencetak briket arangtempurung kelapa yang sudah ada masih memiliki harga yang cukup tinggiapabila disesuaikan dengan daya beli industri menengah kebawah. Mesinpencetak briket yang ada masih berharga lebih dari 10 juta Rupiah. Oleh karenaitu, dibutuhkan pengujian prosedur pengarangan tempurung kelapa, dimanamampu menghasilkan metode pengarangan dengan rendemen yang lebih besardari 20 % dan dengan waktu kurang dari 7 jam. Selain itu, dibutuhkan pula mesinpencetak briket yang memiliki harga yang dapat di jangkau oleh industrimenengah kebawah. Pengujian prosedur pengarangan dilakukan berdasarkanstudi eksisting dari metode yang sudah ada, namun dilakukan perubahanparameter proses untuk mendapatkan hasil yang optimal. Untuk mendapatkanparameter proses pengarangan yang terbaik, maka dilakukan pengujian secaratrial and error. Perancangan mesin pencetak briket diawali dengan identifikasikebutuhan konsumen dan studi eksisting untuk menentukan spesifikasi. Konsepperancangan difokuskan pada 3 hal, yaitu perancangan mekanisme ekstrusi,perancangan mekanisme pemotongan, dan perancangan transmisi. Setelah konsepterpilih, langkah selanjutnya adalah membuat prototip dan mengujinya.Berdasarkan percobaan yang dilakukan didapatkan metode pengarangan dengankapasitas 5 kg yang mampu menghasilkan kualitas arang dengan rendemen 40%dalam waktu 6 jam. Mesin pencetak briket yang dihasilkan menggunakan motorAC sebagai penggerak dengan daya 9 HP, dilengkapi dengan mekanisme ekstrusimenggunakan ulir dan pemotong secara otomatis. Harga pembuatan mesinpencetak briket arang tempurung kelapa adalah Rp. 3.672.647,-.
Copyrights © 2014