Usaha peternakan yang relatif terlokalisasi akan menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan. Pencemaran ini disebabkan oleh pengelolaan limbah yang belum dilakukan dengan baik, tetapi kalau dikelola dengan baik, limbah tersebut akan memberikan nilai tambah dan pendapatan bagi usaha peternakan dan lingkungan disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengelolaan limbah hasil perternakan yang dilakukan peternak dengan mengambil kasus di Desa Babahan Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan. Data yang dikumpulkan meliputi proses pengolahan limbah melalui teknik pengomposan, hasil dan pendapatan dari usaha pengomposan yang dilakukan peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah ternak dapat diolah menjadi pupuk organik dan memiliki nilai tambah dan pendapatan bagi peternak.Kata Kunci : limbah ternak, nilai tambah, pendapatan usaha
Copyrights © 2010