Jurnal Kebidanan Indonesia
Vol 7, No 2 (2016): JULI

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN PERKEMBANGAN ANAK DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK DI KB DAN TK ALAM AQILA BENTANGAN WONOSARI KLATEN

Sab’ngatun Sab’ngatun (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2017

Abstract

Perkembangan otak sangat sensitif terhadap gizi terutama pada pertengahan kehamilan sampai 2 tahun pertama kehidupan. ASI merupakan kolesterol tinggi yang diperlukan untuk mielinisasi. Anak yang mendapatkan ASI mempunyai kecerdasan yang lebih baik. Dengan menyusu bayi akan mendapatkan stimulais mental yang komperhensif, konsisten dan teratur dari ibunya. Sementara itu malnutrisi tidak hanya berpengaruh pada pertumbuhan fisik saja akan tetapi perkembangan mental juga, otaknya lebih kecil daripada normal, karena mielinisasi terhambat. Pertumbuhan otak yang terhambat mengakibatkan gangguan perilaku dan kognitif termasuk gangguan bahasa, motorik halus, IQ rendah, prestasi di sekolah menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi, perkembangan anak dan prestasi belajar anak. Metode penelitian ini survei analitik dengan pendekatan crossecsional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa/anak di KB dan TK Alam Aqila Bentangan Wonosari Klaten yang berjumlah 60 anak. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 53 anak yang berusia < 72 tahun. Alat pengumpulan data menggunakan pengukur tinggi badan, dan berat badan, tabel status gizi, kuisoner KPSP dan hasil rapot. Teknik analisis bivariate menggunakan kendall tau dan teknik analisis multivariat menggunakan regresi logistik ordinal. Hasil dalam penelitian ini status gizi pada kategori normal sebanyak 41 anak (77,4%), perkembangan pada kategori sesuai sebanyak 40 anak (76%), prestasi belajar pada kategori konsisten sebanyak 25 anak (33%). Hubungan antara status gizi dan prestasi belajar didapatkan taraf signifikan 0.407 > 0.005 yang berarti tidak ada hubungan, sedangkan hubungan antara perkembangan anak dengan prestasi belajar anak ditunjukkan dengan taraf signifikan 0.001 < 0,05 berarti ada hubungan. Simpulan dalam penelitian ini bahwa perkembangan anak akan mempengaruhi prestasi belajar anak hanya sebesar 0,356 (35,6%) sedangkan 64,4% terdapat faktor yang lain yang mempengaruhi prestasi belajar anak. Sedangkan status gizi tidak memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar anak. Kata Kunci : Status Gizi, Perkembangan Anak Dan Prestasi Belajar Anak

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JKebIn

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never ...