Dalam pelaksanaan pembelajaran Matematika selama ini masih dilaksanakan secara konvensional seperti ekspositori atau ceramah sehingga anak cenderung pasif dan hanya menerima materi saja, anak kurang aktif dan tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga hasil yang dicapai kurang memuaskan. “Guru sering kecewa melihat hasil ulangan pada pembelajaran materi lingkaran dengan rata-rata nilai 64, karena Kriteria Ketuntasan Minimal Matematika di Kelas VIII-H SMP Negeri 20 Tasikmalaya sebesar 75”. Berdasarkan temuan di lapangan tersebut, ternyata selama ini pembelajaran Matematika kurang dapat mengaktifkan siswa dan kurang menantang, siswa hanya menerima informasi, siswa tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan tidak dilibatkan dalam menemukan sendiri dalam memahami materi lingkaran, hal ini dibuktikan dengan hasil belajar baik latihan di sekolah maupun di rumah umumnya. Salah satu faktor penyebab masalah di atas diantaranya guru belum menggunakan metode yang tepat, sehingga proses pembelajaran kurang efektif dan efisien, serta pengaruh karakteristik siswa. Tujuan penelitian secara umum yaitu untuk meningkatkan prestasi atau hasil pembelajaran Matematika dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran materi lingkaran di Kelas VIII-H SMP Negeri 20 Tasikmalaya rangpari melalui penggunaan metode Problem Based Learning (N= 38). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK),Simpulan yang diperoleh berdasarkan pembahasan hasil penelitian, adalah sebagai barikut: Hasil belajar siswa setelah menggunakan metode Problem Based Learning dalam pembelajaran Matematika tentang materi lingkaran melalui metode Problem Based Learning mengalami peningkatan, pada siklus I rata-rata nilai siswa sebesar 69,3, pada siklus II meningkat menjadi 74,3.
Copyrights © 2018