Jurnal Wahana Pendidikan
Vol 6, No 2 (2019): Agustus

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA DALAM BERMAIN PERAN MELALUI METODE SOSIODRAMA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VII-A SMP Negeri 3 Tasikmalaya)

Yani Rosdiani (SMP Negeri 3 Tasikmalaya)



Article Info

Publish Date
06 Dec 2019

Abstract

Permasalahan yang terjadi di SMP Negeri 3 Tasikmalaya mengenai kemampuan berbicara dalam bermain peran pada materi drama pendek yaitu interaksi pada aspek pengucapan, kelancaran, grametika, kosa kata, dan aspek efektivitas dan ketepatan berkomunikasi. Dalam hal ini siswa kurang mampu berbicara dengan baik, karena siswa kurang menguasai komponen-komponen yang menentukan kegiatan berbicara, baik yang berkenaan dengan faktor kebahasaan maupun faktor non kebahasaan. Selain itu, kemampuan berbicara dalam bermain peran pada aspek penguasaan bahasa lisan yang terlibat dalam kegiatan berkomunikasi lisan, siswa kurang pemahaman tentang tujuan berbicara, lawan berbicara, situasi pembicaraan, latar pembicaraan, serta peristiwa pembicaraan. Dengan kata lain dapat dinyatakan bahwa kemampuan berbicara dalam bermain peran siswa masih kurang dalam menggunakan bahasa lisan. Hasil pretes siswa Kelas VII-A SMP Negeri 3 Tasikmalaya menunjukkan dari jumlah siswa 35 orang rata-rata nilai siswa 66. Artinya taraf kemampuan berbicara siswa melalui metode sosiodrama sebesar 66%, maka kurang dari KKM yang ditetpkan sebesar 80. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil pelaksanaan tindakan penelitian tentang peningkatan kemampuan berbicara dalam bermain peran melalui metode sosiodrama dalam pembelajaran Bahasa Indonesiadi Kelas VII-A SMP Negeri 3 Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart. Pertimbangan yang mendasari penelitian metode ini, karena langkah-langkah penelitian cukup sederhana, sehingga mudah dipahami dan dilaksanakan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil belajar siswa tentang peningkatan kemampuan berbicara melalui metode sosiodrama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VII-A SMP Negeri 3 Tasikmalaya, memperoleh nilai pada siklus I nilai rata-rata sebesar 66,8, pada siklus II sebesar 79,4. Hal ini dapat diartikan bahwa kemampuan berbicara siswa melalui metode sosiodrama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, selain berpengaruh terhadap rencana dan pelaksanaan pembelajaran, juga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jwp

Publisher

Subject

Education Other

Description

Jurnal Wahana Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang pengembangan proses pembelajaran, praktikum, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan manajemen sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan diterbitkan secara ...