Berdasarkan data di lapangan, permasalahan yang muncul di kelas VII-A SMP Negeri 4 Tasikmalaya, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, guru mengalami kesulitan dalam meningkatkan keterampilan menulis pantun. Selain itu, guru pun menyadari bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia, guru belum pernah menggunakan metode dan teknik pembelajaran secara bervariasi. Teknik pembelajaran yang digunakan guru masih bersifat konvensional karena pembelajaran masih berpusat pada guru. Hal tersebut mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa khususnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia dalam keterampilan menulis pantun. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis pantun melalui penggunaan teknik pengamatan objek langsung di kelas VII-A SMP Negeri 4 Tasikmalaya (N=36). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Simpulan dalam penelitian ini adalah: Hasil belajar siswa di kelas VII-A SMP Negeri 4 Tasikmalaya yang semula rendah dapat meningkat dengan adanya penggunaan teknik pengamatan objek langsung pada pembelajaran keterampilan menulis pantun. Hal ini dapat terlihat dari hasil evaluasi yang diperoleh siswa pada siklus I dengan rata-rata sebesar 70,1 atau 70,1%, sedangkan pada siklus II sebesar 76,3 atau 76,3%.
Copyrights © 2018