SMART SPORT
Vol 4, No 1 (2014): SMART SPORT Jurnal Kepelatihan Olahraga

PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN REPETITION SPRINT DAN HOLLOW SPRINT TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP MTA GEMOLONG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Wahyu Purnomo (FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta)
Sarjoko Lelono (FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta)



Article Info

Publish Date
27 Nov 2019

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh metode pembelajaran repetition sprint dan hollow sprint terhadap terhadap peningkatan kecepatan lari 100 meter siswa putra kelas VIII SMP MTA Gemolong; (2) Pengaruh yang lebih baik pengaruhnya antara metode pembelajaran repetition sprint dan hollow sprint terhadap peningkatan kecepatan lari 100 meter siswa putra kelas VIII SMP MTA Gemolong.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra kelas VIII SMP MTA Gemolong tahun 2014 yang berjumlah 185 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling, dari jumlah populasi 185 diambil 30 siswa secara acak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji perbedaan (uji t) dengan melalui uji persyaratan terlebih dahulu seperti uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji homogenitas. Setelah melakukan penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh pembelajaran repetition sprint dan hollow sprint terhadap kecepatan lari sprint 100 meter pada siswa putra kelas VIII SMP MTA Gemolong tahun 2014, dengan thitung = 4,768 > ttabel = 2,145; (2) Metode pembelajaran repetition sprint lebih baik pengaruhnya dari pada latihan hollow sprint terhadap kemampuan kecepatan lari sprint 100 meter siswa putra SMP MTA Gemolong tahun 2014, dengan peningkatan repetition sprint = 5.003%> hollow sprint = 2.105%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh pembelajaran repetition sprint dan hollow sprint terhadap kecepatan lari sprint 100 meter pada siswa putra kelas VIII SMP MTA Gemolong tahun 2014, dengan thitung = 4,768 > ttabel = 2,145; (2) Metode pembelajaran repetition sprint lebih baik pengaruhnya dari pada latihan hollow sprint terhadap kemampuan kecepatan lari sprint 100 meter siswa putra SMP MTA Gemolong tahun 2014, dengan peningkatan repetition sprint = 5.003%> hollow sprint = 2.105%.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

smartsport

Publisher

Subject

Education Other

Description

SMART SPORT merupakan jurnal yang berisikan hasil penelitian, gagasan konseptual dan aplikasi teori maupun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ...