Agro Sintesa : Jurnal Ilmu Budidaya Pertanian
Vol 2, No 2 (2019): Agrosintesa: Jurnal ilmu Budidaya Pertanian

Keberhasilan Persilangan Padi Beras Putih dan Padi Beras Hitam (Oryza sativa L.)

Siti Nurhidayah (Program Studi Agroteknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Perjuangan Tasikmalaya Jalan Pembela Tanah Air (PETA), No 177 Kota Tasikmalaya Indonesia 46115)
Selvy Isnaeni (Program Studi Agroteknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Perjuangan Tasikmalaya Jalan Pembela Tanah Air (PETA), No 177 Kota Tasikmalaya Indonesia 46115)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2019

Abstract

Padi beras hitam merupakan salah satu pangan fungsional yang didalamnya kaya akan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan. Perakitan padi hitam sebagai pangan fungsional menjadi salah satu terobosan dalam menghasilkan calon varietas unggul baru padi hitam. Padi hitam memiliki kelemahan salah satunya adalah umur panen yang dalam. Pembentukan keragaman genetik padi dilakukan dengan melakukan persilangan buatan (hibridisasi). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April - September 2019 di screen house Fakultas Pertanian Universitas Perjuangan Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah dengan teknik persilangan secara single cross antara tetua betina padi beras putih dan tetua jantan padi beras hitam. Bahan yang digunakan adalah 8 aksesi padi beras hitam (PH1, PH2, PH3, PH4, PH5, PH6, PH7, dan PH8) sebagai tetua betina, dan varietas unggul Inpari13, Inpari18, dan Inpari19 sebagai tetua jantan. Setiap genotipe ditanam sebanyak 4 tanaman diulang 3 kali. Setiap ulangan ditanam dengan perbedaan waktu 7 hari agar bunga betina dan bunga jantan dapat tersedia di waktu yang sama. Hasil menunjukkan bahwa persentase keberhasilan persilangan tertinggi terdapat pada persilangan tetua Inpari19 X aksesi padi hitam. Set persilangan Inpari19 XPH3 memiliki jumlah gabah isi terbanyak rata-rata 35 butir dengan persentase keberhasilan persilangan tertinggi sebesar 35% dibandingkan dengan set persilangan lainnya. Karakter warna menunjukkan seluruh set persilangan menghasilkan warna coklat muda. Kata kunci: antioksidan, antosianin, hibridisasi, padi beras hitam, single cross

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

agro_sintesa

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Agro Sintesa merupakan jurnal yang terbit setiap 6 bulan sekali yaitu pada bulan Mei dan November, dikelola oleh Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati. Agro Sintesa merupakan media yang memuat tentang hasil-hasil penelitian di bidang Agronomi. Ruang lingkup artikel yang akan diterbitkan ...