Penelitian ini mencoba untuk menganalisis dampak dari variabel-variabel makroekonomi terhadap inflasi untuk periode tahun 2005 – 2014. Variabel yang digunakan adalah IHK, sebagai proksi inflasi, nilai kurs Rupiah/USD, jumlah uang beredar, Produk Domestik Bruto (PDB) dan harga minyak. Dengan menggunakan pendekatan Error Correction model. Dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa perubahan kurs dalam jangka pendek berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap perubahan tingkat inflasi di indonesia. Sedangkan dalam jangka panjang kurs mempunyai pengaruh yang negatif dan signifikan; Dalam jangka pendek jumlah uang beredar berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Sedangkan dalam jangka panjang jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan. Dalam jangka pendek jumlah PDB berpengaruh positif tidak signifikan. Sedangkan dalam jangka panjang PDB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat inflasi di Indonesia.
Copyrights © 2015