Pendahuluan : Pembusukan yang terjadi karena diabetes yang terjadi diseluruh tubuh. Lokasi awal biasanya dimulai dari kaki kemudian menyebar ke seluruh tubuh.GGK menyebabkan retensi natrium yang mengakibatkan tekanan kapiler naik hal tersebut mengakibatkan edema dan perlu dilakukan proses hemodialisis yang mengakibatkan kulit berubah menjadi kehitaman hal ini berakibat pada gangguan citra diri. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan secara komprehensif. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif secara deskriptif dalam bentuk studi kasus yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subyek yang digunakan adalah 2 klien dengan diagnosa medis dan masalah keperawatan yang sama, yaitu klien Diabetes Mellitus yang mengalami ganggren dengan gangguan citra diri di paviliun Dahlia RSUD Jombang. Hasil penelitian pada klien 1 mengalami gangguan citra diri akibat dari ganggreen sedangkan klien 2 mengalami gangguan citra diri akibat dari Ganggren+GGK perubahan kulit akibat dari proses HD. Hasil : setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 x 24 jam pasien dapat beradaptasi dengan gangguan citra diri dikarenakan telah dilakukan asuhan keperawatan secara komperhensif dan keluarga serta pasien kooperatif dalam tindakan asuhan keperawatan. Pembahasan : Asuhan keperawatan gangguan citra diri pada klien Diabetes Mellitus yang mengalami ganggren maupun GGK+HD ini dapat dilakukan oleh setiap klien dalam membantu klien mampu beradaptasi dengan perubahan citra diri. Kata kunci : Citra diri, Diabetes Mellitus, GGK
Copyrights © 2015