Latar Belakang : Teh adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi oleh manusia, dan sudah menjadi kebiasaan. Teh hitam adalah jenis teh yang sering muncul dan diminum karena memiliki warna, rasa, dan aroma yang unik. Teh hitam mengandung senyawa bioaktif (polifenol) bernama flavonoid dalam bentuk theaflavin, thearubigin, dan katekin yang dapat mengurangi kolesterol darah dengan menghambat penyerapan kolesterol di usus. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kolesterol pada wanita lanjut usia yang mengkonsumsi teh hitam di Panti Jompo Aisyiyah. Kelurahan Sumber. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dengan 15 subjek di Panti Jompo Aisyiyah Kelurahan Sumber dengan teknik total sampling. Penelitian dilakukan dengan memberikan informed consent dan kuesioner, dan kadar kolesterol diperiksa dengan metode CHOD-PAP dengan fotometer Clima MC 15. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel deskriptif dan tabulasi silang, kemudian dihitung frekuensi, rerata, persentase dan standar deviasi. Hasil : Penelitian terhadap 15 responden menunjukkan bahwa semua responden memiliki kadar kolesterol dalam batas normal. Simpulan: Tingkat kolesterol pada wanita lanjut usia yang mengonsumsi teh hitam memiliki kadar kolesterol dalam batas normal.
Copyrights © 2020