Berhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor di antaranya adalah faktor guru, karena guru secara langsung dapat mempengaruhi, membina dan meningkatkan kecerdasan serta keterampilan siswa. Untuk mengatasi permasalahan di atas peran guru sangat diharapkan untuk mampu dan memilih model pembelajaran yang tepat. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah : Apakah Penerapan Metode Praktek Terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan siswa dan seberapa besar tingkat motivasi belajar penjaskes dengan diterapkannya Metode Praktek Terbimbing ? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah : Ingin mengetahui pengaruh Penerapan Metode Praktek Terbimbing dan seberapa jauh pemahaman dan motivasi siswa terhadap mata pelajaran Penjaskes. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan yaitu, siklus I (63.6 %), siklus II (81,8 %), siklus III (100 %).
Copyrights © 2017