Model pembelajaran yang digunakan oleh guru cenderung monoton dan didominasi oleh guru, sehingga menyebabkan minat belajar siswa rendah dan aktivitas dalam proses pembelajaran kurang berjalan secara efektif. Persentase ketercapaian yang diperoleh siswa menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dapat dinyatakan belum tuntas. Ketidaktuntasan tersebut terlihat dari bukti persentase kelulusan seluruh siswa hanya mencapai 39%. Tujuan kegiatan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan Metode Tanya Jawab dengan variasi media pembelajaran terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 siklus. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa selama berlangsung PTK, upaya penerapan metode Tanya Jawab dengan model pembelajaran cooperative learning telah dikelola dengan baik dan ternyata cukup efektif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata dan persentase ketuntasan siswa yaitu pada pra siklus dengan nilai rata-rata hanya 59 dan persentase ketuntasan 39%, kemudian naik pada siklus I nilai rata-rata menjadi 75 dengan persentase ketuntasan 71%, dan pada siklus II meningkat menjadi 77 dengan persentase 96%.
Copyrights © 2017