Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
2016

Analisis Performansi Teknologi Radio Trunking Digital Studi Kasus PT Pelindo II Tanjung Priok Jakarta Utara

Farid Purwanto (Jurusan Informatika, Fakultas MIPA Universitas Jenderal Achmad Yani)
Esmeralda C Djamal (Jurusan Informatika, Fakultas MIPA Universitas Jenderal Achmad Yani)
Agus Komarudin (Jurusan Informatika, Fakultas MIPA Universitas Jenderal Achmad Yani)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2016

Abstract

Trans Metro Bandung (TMB) merupakan tansportasi umum berbasis bus yang berorientasi pada konsep Bus Rapid Transit (BRT), dengan penempatan halte yang optimal maka akan menghasilkan tatanan transportasi yang baik. Penempatan halte TMB ditentukan berdasarkan panjang lintasan, tata guna lahan dan nilai lahan. Beberapa penelitian terdahulu menggunakan Algoritma Genetika untuk mementukan jarak terpendek, penempatan obyek dan penjadwalan. Penelitian ini membangun sistem yang dapat merekomendasikan penempatan halte TMB pada satu lintasan menggunakan Algoritma Genetika. Penggunaan Algoritma Genetika bermula dari pembangkitan populasi awal, evaluasi nilai kecocokan dari kriteria yang dinyatakan dalam fungsi kecocokan. Kemudian dilakukan persilangan dan mutasi yang terus berulang hingga mendapatkan kombinasi penempatan halte yang optimal dari segi jarak setiap halte dan nilai lahan setiap lokasi. Sistem ini dimplementasikan dalam perangkat lunak untuk dapat dimanfaatkan oleh instansi terkait dalam membantu menentukan optimalisasi penempatan halte TMB.

Copyrights © 2016