Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3

HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK (LES) DI KOMUNITAS ODAPUS PROVINSI LAMPUNG (KOL)TAHUN 2018

Firhat Esfandiari (Departemen Penyakit Dalam Rumah Sakit Natar Medika)
Hetti Rusmini (Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Nandito Ridho Santoso (Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)



Article Info

Publish Date
15 Feb 2019

Abstract

Prevalensi SLE di Indonesia, jumlah penderita penyakit Lupus secara tepat belum diketahui. Prevalensi Lupus Eritematosus Sistemik (LES) dimasyarakat berdasarkan survey yang dilakukan oleh Prof. Handono Kalim, dkk di Malang memperlihatkan angka sebesar 0,5 % terhadap total populasi.  Diketahui hubungan penerimaan diri dengan kualitas hidup pada pasien lupus eritematosus sistemik (LES) di Komunitas Odapus Provinsi Lampung (KOL) Tahun 2018. Jenis penelitian kuantitatif, rancangan survei analitik dengan pendekatan cross sectional, Populasi seluruh pasien Lupus sebanyak 40 orang. Sampel sebanyak 40 orang dengan teknik total sampling. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Distribusi frekuensi penerimaan diri pada pasien lupus eritematosus sistemik (LES) sebagian besar dengan kategori kurang baik sebanyak 22 responden (55,0%). Distribusi frekuensi kualitas hidup pada pasien lupus eritematosus sistemik (LES) sebagian besar dengan kategori tinggi sebanyak 25 responden (62,5%),Ada hubungan antara penerimaan diri dengan kualitas hidup pada pasien lupus eritematosus sistemik (LES) (p-value 0,005 < α 0,05). OR:11,556.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...