Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMATIAN BAYI BERAT LAHIR SANGAT RENDAH (BBLSR) DI BAGIAN PERINATOLOGI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG

Aspri Sulanto (Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin)
Zulhafis Mandala (Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Surya Doriska (Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)



Article Info

Publish Date
07 May 2019

Abstract

Latar Belakang: Bayi berat lahir sangat rendah (BBLSR) masih menjadi salah satu masalah kesehatan penting di negara-negara sedang berkembang. Hal ini disebabkan karena angka kejadian, kesakitan dan kematiannya masih cukup tinggi. Selain faktor berat lahir yang telah digunakan sebagai indikator yang kuat atas resiko kematian BBLSR, terdapat juga faktor lain yang nantinya dapat meningkatkan kematian pada BBLSR seperti gangguan pada sistem pernapasan, kardiovaskular, hematologis, saluran pencernaan, metabolik-endokrin, sistem saraf pusat, ginjal dan faktor infeksi. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kematian BBLSR. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua BBLSR yang dirawat di bagian perinatologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2014 dengan jumlah 130 bayi dan sampel penelitian ini adalah semua BBLSR yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan sampel mengunakan teknik total sampling. Data yang digunakan berupa data sekunder. Analisis data dilakukan dengan regresi logistik untuk mengetahui pengaruh faktor prognosis terhadap kematian BBLSR. Hasil: Selama periode penelitian terdapat 130 BBLSR yang diikutsertakan ke dalam penelitian, 16 bayi dikeluarkan karena 10 bayi dengan kelainan kongenital, 4 bayi pulang atas permintaan sendiri (APS) dan 2 bayi memiliki data rekam medik tidak lengkap. Angka kematian BBLSR 64,9%. Dari hasil analisis multivariat didapatkan variabel yang dapat menjadi faktor prognostik kematian BBLSR adalah RDS (OR: 5,456 ; 95% CI: 1,898-15,686) dan sepsis (OR: 2,987 ; 95% CI: 1,073-8,316). Kesimpulan: RDS dan sepsis merupakan faktor prognostik yang secara bermakna meningkatkan kematian BBLSR.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...