Didaktikum
Vol 17, No 2 (2016): April 2016

Pengantar Editor

Supraptono, Eko (Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2016

Abstract

Proses pendidikan tidak lain merupakan usaha sadar yang ditujukan kepada peserta didik agar mencapai tujuan yakni menanamkan rasa tanggung jawab terhadap diri dan lingkungannya. Tentu prosesnya memerlukan keberpihakan seluruh komponen masyarakat atau bangsa sehingga pada galibnya, pembangunan dunia pendidikan menjadi tanggung jawab bersama, seluruh lapisan masyarakat. Secara teknis, proses pendidikan di kelas acapkali terlalu sempit dipahami hanya sekedar transformasi ilmu pengetauan belaka. Padahal semestinya peserta didik perlu dibantu menjadi manusia dewasa yang memahami makna dirinya dalam kontes ilmu pengetahuan yang dipelajarinya sembari membangun sikap, mental dan karakter sesuai kepribadian bangsa, serta tumbuhnya pribadi religius. Karena itulah kemampuan guru menguasai materi ajar di satu sisi, dan di sisi lain menjadi sumber pengembangan manusia terdidik merupakan tuntutan yang semakin nyata. Pembelajaran yang berbasis penelitian dengan sasaran tiga ranah, kognitif (capaian pengetahuan), afektif/konatif (pengembangan sikap mental, karakter) dan psikomotor telah disajikan secara komprehensif oleh sejumlah penelitian dalam jurnal PTK “DIDAKTIKUM” Vol 17 No 2 April 2016. Penelitian- penelitian tindakan yang telah dilakukan menjadi inspirasi bagi guru dalam melayani peserta didik sesuai kebutuhan secara optimal. Penelitian yang menghasilkan dan membuktikan bahwa penerapan model inovatif   secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan siswa dan membangun sikap belajar yang produktif dilakukan antara lain oleh Badriyah, Erna Suprapti, M Sodik, Sri Meiasih. Keempat penelitian tersebut memberikan pemahaman bahwa siswa menjadi pusat yang sangat penting (student centered). Ini artinya, keberadaan guru dalam pembelajaran perlu memposisikan diri sebaik-baiknya agar tidak terjebak mendominasi secara akut. Di lain pihak, inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh Sumarjono, Tino Santigiarti, Parjimin, Sumaelah, Tugiyo mengangkat temuan yang cukup penting yaitu bahwa interaksi guru dan siswa yang dibangun dengan prinsip-prinsip pendidikan yang humanistik cukup berdampak positif dalam membangun proses pembelajaran. Sementara itu penelitian yang dilakukan dengan sasaran kinerja guru sebagaimana diteliti oleh Warjinah, Winatul Ratnawati, Dhian Yogo dkk, mengangkat isu pentingnya pembinaan, supervisi dan fasilitasi bagi guru dalam menjalankan tugas-tugas keprofesionalannya agar dapat mencapai kinerja yang optimal dan terukur. Karena itu, peran kepala sekolah, pengawas dan stake holder lainnya sangat sentral. Semoga dengan sajian dalam jurnal ini bisa menambah khasanah teori-teori pembelajaran yang berakar pada budaya Indonesia. Kita yakini bahwa kultur, adat istiadat dan cara pandang bangsa yang diinternalisasikan dalam proses pembelajaran bisa menjadi alternatif solusi mengentaskan persoalan terkikisnya jati diri bangsa. Akhirnya kepada Tuhan Yang Maha Pemurah kita memohon, semoga upaya meningkatkan kualitas pendidikan mendapatkan ridhaNya, sehingga pendidikan bisa menjadi sarana yang efektif mengantarkan sumber daya manusia Indonesia yang tangguh menghadapi pusaran arus global. Selamat berkarya.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

didaktikum

Publisher

Subject

Education

Description

The journal is a scientific publication of research articles from the educational sphere, where every issue has a theme as the focus of the ...