Pencermatan terhadap kemampuan siswa dalam pembelajaran matematika siswa kelas X-IPA-2 hampir sebagian besar berada di bawah patokan KKM. Sejumlah variabel patut diduga menjadi penyebab rendahnya kemampuan tersebut, antara lain adalah motivasi, kebosanan dan kurang gairah belajar akibat model pembelajaran yang berlangsung kurang inovatif. Untuk itu tujuan dari penelitian tindakan ini adalah untuk meningkatkan penguasaan salah satu materi ajar mapel matematika dengan implementasi pendekatan kontekstual melalui pembelajaran kooperatif berbantuan LKS. Peneliti menggunakan metode / pendekatan penelitian tindakan dengan pembagian phase tiga siklus. Pengambilan data menggunakan pre test dan post test; pengamatan; teknik analisisnya dengan membandingkan perolehan nilai antar siklus. Untuk mendapatkan data perilaku afektif, digunakan teknik observasi yang diolah melalui refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru dengan perolehan melebihi batas ketuntasan. Dapat disimpulkan, bahwa pendekatan kontekstual mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan kemampuan siswa menguasai materi ajar dan motivasi belajar.
Copyrights © 2020