Jurnal Pengembangan Manajemen, Bisnis, Keuangan dan Perbankan
Vol 17 No 1 (2020): PRISMAKOM

Penelitian Kuantitatif : Suatu Pengantar

Lijan Poltak Sinambela (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Aug 2020

Abstract

Penelitian merupakan suatu penelitian ilmiah bila memenuhi syarat-syarat keilmiahan. Pertama, peneliti harus bersikap ilmiah, yakni skeptis, kritis, dan analitis. Skeptis, artinya mendasarkan pada sikap tidak percaya. Dalam hal ini peneliti harus menanyakan bukti atau fakta yang mendukung suatu pertanyaan. Bersikap kritis, artinya peneliti harus selalu mendasarkan pada logika dan bersikap objektif. Di samping itu seorang peniliti harus mempunyai daya analisis yang tajam, mampu membedakan mana yang relevan dan mana yang tidak, mana yang lebih didulukan dan mana yang kemudian (sikap analitis). Kedua, penelitian ilmiah harus dilakukan dan disajikan secara ilmiah. Dilakukan secara ilmiah atau terkontrol, artinya sesuai dengan urutan yang logis, runtut dan selalu mengarah pada usaha pemecahan masalah. Untuk meningkatkan efektifitas penelitian perlu direncanakan atau didisain dengan baik. Perencanaan dalam arti sempit cenderung pengumpulan dan analisis data saja, sedangkan dalam pemahaman yang lebih luas mencakup beberapa tahapan yakni: (1) Identifikasi dan pemilihan masalah penelitian; (2) Pemilihan kerangka konseptual untuk masalah penelitian serta hubungannya dengan penelitian sebelumnya; (3) Memformulasikan masalah penelitian termasuk membuat spesifikasi dari tujuan, luas jangkauan dan hipotesis yang akan diuji; (3) Membangun penyelidikan atau percobaan; (4) Memilih serta memberi definisi terhadap pengukuran variabel-variabel yang ditentukan; (5) Memilih prosedur dan teknik pengumpulan data yang akan dilakukan; (6) Menskoring, mengadakan pengeditan dan pemrosesan data; (7) Menganalisis data serta pemilihan teknis analitis statistic untuk menggeneralisasi data.

Copyrights © 2020