Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PROFESIONALISME DOSEN DAN KUALITAS PENDIDIKAN TINGGI Lijan Poltak Sinambela
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.12 KB) | DOI: 10.47313/pjsh.v2i2.347

Abstract

Profesionalisme dosen berhubungan erat dengan kualitas pendidikan tinggi. Kehadiran dosen yang profesional akan mempengaruhi Proses Belajar Mengajar yang baik dan benar, dengan demikian secara pasti dan signifikan akan mempengaruhi kualitas pendidikan yang tercermin dari serapan lulusan di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kesimpulan seperti yang disampaikan dalam tulisan ini, telah didukung banyak penelitian di dalam maupun di luar negeri. Oleh karenanya semakin tinggi kualitas pendidikan akan semakin mampu memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, bangsa dan negara.Harus diakui, bahwa pendidikan kualitas pendidikan di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain masih cukup rendah, dan belum dapat bersaing perguruan tinggi dari negara-negara maju. Oleh sebab itu, profesionalisme dosen dan tenaga kependidikan haruslah secara terus menerus ditingkatkan, khususnya melalui peningkatan kompetensi dosen dan tenagan kependidikan. Kata kunci: Profesionalisme pendidikan, kualitas pendidikan, kompetensi
PENGARUH DIKLAT DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KOMPETENSI DAN IMPLIKASINYA KEPADA KINERJA PEGAWA BIRO KESEKRETARIATAN PIMPINAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2018 Aberar Guridno; Lijan Poltak Sinambela
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.272 KB) | DOI: 10.47313/pjsh.v4i1.589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diklat dan komitmen organisasi terhadap kompetensi dan implikasinya kepada kinerja pegawai Biro Kesekretariatan Pimpinan Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel diklat berpengaruh positif dan nyata terhadap kompetensi dengan nilai C.R sebesar 5,830 > 1,96 dan nilai probabilitas < 0,05, variabel komitmen organisasi tidak berpengaruh positif dan nyata terhadap kompetensi dengan nilai C.R sebesar -1,314 < 1,96 dan nilai probabilitas 0,189 > 0,05, variabel kompetensi tidak berpengaruh positif dan nyata terhadap kinerja pegawai dengan nilai C.R sebesar -5,449 < 1,96 dan nilai probabilitas 0,001 < 0,05, variabel diklat berpengaruh positif dan nyata terhadap kinerja pegawai dengan nilai C.R sebesar 5,927 > 1,96 dan nilai probabilitas  < 0,05, variabel komitmen organisasi berpengaruh positif dan nyata terhadap kinerja pegawai dengan nilai C.R sebesar 6,053 > 1,96 dan nilai probabilitas < 0,05, variabel diklat melalui kompetensi tidak berpengaruh positif dan nyata terhadap kinerja pegawai dengan nilai C.R > 1,96 nilai probabilitas < 0,05 namun nilai koefisien regresi pengaruh tidak langsung sebesar -1.166 dan variabel komitmen organisasi melalui kompetensi berpengaruh positif dan nyata terhadap kinerja pegawai dengan nilai C.R > 1,96 dan nilai probabilitas < 0,05 serta nilai koefisien regresi pengaruh tidak langsung positif sebesar 0,218.
Penelitian Kuantitatif : Suatu Pengantar Lijan Poltak Sinambela
PRISMAKOM Vol 17 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1492.484 KB)

Abstract

Penelitian merupakan suatu penelitian ilmiah bila memenuhi syarat-syarat keilmiahan. Pertama, peneliti harus bersikap ilmiah, yakni skeptis, kritis, dan analitis. Skeptis, artinya mendasarkan pada sikap tidak percaya. Dalam hal ini peneliti harus menanyakan bukti atau fakta yang mendukung suatu pertanyaan. Bersikap kritis, artinya peneliti harus selalu mendasarkan pada logika dan bersikap objektif. Di samping itu seorang peniliti harus mempunyai daya analisis yang tajam, mampu membedakan mana yang relevan dan mana yang tidak, mana yang lebih didulukan dan mana yang kemudian (sikap analitis). Kedua, penelitian ilmiah harus dilakukan dan disajikan secara ilmiah. Dilakukan secara ilmiah atau terkontrol, artinya sesuai dengan urutan yang logis, runtut dan selalu mengarah pada usaha pemecahan masalah. Untuk meningkatkan efektifitas penelitian perlu direncanakan atau didisain dengan baik. Perencanaan dalam arti sempit cenderung pengumpulan dan analisis data saja, sedangkan dalam pemahaman yang lebih luas mencakup beberapa tahapan yakni: (1) Identifikasi dan pemilihan masalah penelitian; (2) Pemilihan kerangka konseptual untuk masalah penelitian serta hubungannya dengan penelitian sebelumnya; (3) Memformulasikan masalah penelitian termasuk membuat spesifikasi dari tujuan, luas jangkauan dan hipotesis yang akan diuji; (3) Membangun penyelidikan atau percobaan; (4) Memilih serta memberi definisi terhadap pengukuran variabel-variabel yang ditentukan; (5) Memilih prosedur dan teknik pengumpulan data yang akan dilakukan; (6) Menskoring, mengadakan pengeditan dan pemrosesan data; (7) Menganalisis data serta pemilihan teknis analitis statistic untuk menggeneralisasi data.
The Influence of Talent Management and Integrity Zones on Organizational Performance at the BPKP Representative Office of Riau Islands Province Mindarto Totok Oktaruna; Lijan Poltak Sinambela; Zainur Hidayah; Martino Wibowo
Journal of International Conference Proceedings Vol 5, No 1 (2022): 2022 Malang ICPM Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v5i1.1462

Abstract

The aims of studi are to examine the effect of talent management and zone of integrity on organizational performance. This research was conducted at BPKP of the Riau Islands Province. The research population is all employees of the BPKP Representative Office of the Riau Islands Province. The research sample was 40 employees with the sampling technique was simple random sampling. The test results show that there is a positive and significant influence of talent management on organizational performance of 6.838 and a significant value of 0.000. The positive and significant influence of the integrity zone on organizational performance is 1,536 and a significant value is 0.000. The simultaneous influence of talent management and integrity zone is positive and significant on organizational performance of 23,376 and a significant value of 0.000.Keywords: Talent Management, Integrity Zone, Organizational Performance, Corruption Free Area, Government Governance.
Pengaruh Implementasi Program Qlue dan Komitmen Organisasi Terhadap Efektivitas Pelayanan Publik di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015-2018 Lijan Poltak Sinambela; Rusman Ghazali; Senja Diana Rosai
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pjsh.v8i1.2329

Abstract

Community service can be categorized as effective if the community gets the ease of service with a short, fast, precise and satisfying procedure. The success of increasing the effectiveness of public services is determined by various variables, including the variable of the government's ability to increase the organizational commitment of government officials. Especially for the government of the Special Capital Region of Jakarta, the demands of the community for the convenience of public services are increasingly emerging. The DKI Jakarta government has responded to this by developing various information technologies through various programs, one of which is the QLUE program. This program is expected to provide convenience in making public complaints, so that service effectiveness can be increased. In order for this program to be accepted and to solve various community problems, the DKI Provincial Government is collaborating with various parties and adding a variety of channels for public complaints. This inspired the writer to research the effectiveness of public services in DKI Jakarta. The results of this study indicate that the implementation of the QLUE program and organizational commitment amounted to 89.0% of the effectiveness of public services in the DKI Jakarta Provincial Government. Partially test that indicators of work motivation and work performance have a dominant influence.  Pelayanan masyarakat dapat dikategorikan efektif apabila masyarakat mendapatkan kemudahan pelayanan dengan prosedur yang singkat, cepat, tepat dan memuaskan. Keberhasilan meningkatkan efektivitas pelayanan publik ditentukan berbagai peubah, di antaranya peubah kemampuan pemerintah dalam meningkatkan komitmen organisasi aparat pemerintah. Terlebih bagi pemerintahan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, tuntutan masyarakat memperoleh kemudahan pelayanan publik semakin mengemuka. Hal ini pun direspon pemerintah DKI Jakarta dengan mengembangkan berbagai teknologi informasi melalui berbagai program, di antaranya adalah program QLUE. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam melakukan pengaduan publik, sehingga efektivitas pelayanan dapat ditingkatkan. Agar program ini dapat diterima dan menyelesaikan berbagai masalah masyarakat, Pemprov DKI melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dan menambah variasi kanal untuk pengaduan publik. Hal itu menginspirasi penulis untuk meneliti efektivitas pelayanan publik di DKI Jakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program QLUE dan komitmen organisasi sebesar 89,0% terhadap efektivitas pelayanan publik di pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Uji secara parsial bahwa indikator motivasi kerja dan prestasi kerja memberikan pengaruh dominan
The Influence of Work Environment, Work Stress, Workload on Turnover Intention Through Organizational Commitment as an Intervening Variable Muhammad Teguh Herwidiyanto; Lijan Poltak Sinambela
International Journal of Economics and Management Sciences Vol. 1 No. 4 (2024): November : International Journal of Economics and Management Sciences
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijems.v1i4.192

Abstract

Research was conducted to analyze the effect of work environment, work stress, workload on turnover intention through organizational commitment. Sampling based on purposive sampling technique as many as 120 respondents with the criteria of project logistics division employees at PT Pos Logistics. The results concluded that the work environment has a negative and significant effect on turnover intention; work stress and workload have a positive and significant effect on turnover intention. The effect of organizational commitment as an intervening variable shows that the work environment has a negative and significant effect on turnover intention; work stress price and workload have a positive and significant effect on turnover intention.
PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. JET TEKNOLOGI EXPRESS (J&T EXPRESS) CILEGON, DIMEDIASI KOMITMEN ORGANISASI Nopiani Nopiani; Lijan Poltak Sinambela
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.12692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Kompensasi, Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Jet Teknologi Express (J&T Express) Cilegon, Dimediasi Komitmen Organisasi. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan analisis deskripstif kuantitatif. Sebanyak 290 pegawai Pada PT. Jet Teknologi Express (J&T Express) Cilegon diambil sebagai sampel. Analisis data menggunakan program SEM dengan software smartPLS. Teknik pengambilan sampling dalam penelitian menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Teknik survei dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompensasi, dan Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Komitmen Organisasi terbukti berperan positif dalam memediasi Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawaan.
Transformation of Human Resource Management to Increase Work Process Efficiency at Indonesian Quarantine Agency (A Study on The Implementation of Lean Management in Human Resource Management) Widodo, Suwarno Tri; Poltak Sinambela, Lijan
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 5 No. 1 (2025): January - June 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v5i1.3618

Abstract

The field of Human Resource Management (HRM) in an organization aims to ensure that the organization achieves its established objectives by involving skilled and capable employees. One of the primary challenges faced is creating efficiency in work processes without compromising service quality. In the context of HRM, common issues include inadequate use of modern technology, complex procedures, resistance to change, and suboptimal interdepartmental collaboration. The transformation of HRM at the Indonesian Quarantine Agency through the application of lean management has become a strategic step to enhance work process efficiency and effectiveness. In this context, HRM plays a crucial role in achieving organizational goals by engaging skilled and capable employees. However, challenges such as bureaucratic procedures, resistance to change, and insufficient use of technology remain prevalent. This research employs the Soft Systems Methodology (SSM) approach to identify problems and formulate solutions. The results show that lean management implementation can reduce waste, increase added value, and optimize workflows. Through AHP analysis, it was found that the commitment of top and middle management, along with active employee involvement, are key factors for the successful implementation of lean management. Additionally, proper training on the concepts and techniques of lean management is prioritized to ensure the success of this transformation. Consequently, this study provides strategic recommendations to enhance productivity and service quality at the Indonesian Quarantine Agency while contributing theoretically to the development of HRM in the public sector.
Human Capital Development Strategies in Improving the Performance of The General and Financial Bureaus of The Indonesian Quarantine Agency Alfaraby, Akhmad; Poltak Sinambela, Lijan
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 5 No. 1 (2025): January - June 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v5i1.3619

Abstract

Human capital is a key resource that plays an important role in organisational performance. Research shows a positive relationship between human capital and organisational performance, such as higher productivity and improved financial performance. Human capital also contributes to competitive advantage, by emphasising the importance of internal resources in organisational strategy. Integrating human capital with organisational strategy through appropriate governance policies and practices can improve individual and organisational performance, and build sustainable competitive advantage. Organisational performance is measured through three dimensions: market, operational and financial performance. Human capital management, rooted in a resource-based view, emphasises the importance of building and managing human capital as a valuable asset. Effective human capital management practices can create knowledge, skills and culture that are difficult to replicate, thus supporting the achievement of organisational goals. In the context of digitalisation, new challenges arise in managing human capital, including the need to change ways of working and upskill employees. Therefore, human capital strategies should focus on employee development, performance management, employee relations, and well-being. As such, human capital management acts as a strategic partner in achieving organisational sustainability and competitiveness in the digital age. Effective integration between human capital strategy and business objectives is key to facing challenges and capitalising on opportunities.
The Effect of Performance-Based Budget Management on The Achievement of Strategic Planning Targets at The Indonesian Quarantine Agency Paremono Priatsaleh, Disti; Poltak Sinambela, Lijan
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 5 No. 1 (2025): January - June 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v5i1.3620

Abstract

Law No. 17 of 2003 on State Finance introduced a performance-based budgeting approach to improve the efficiency, effectiveness, and transparency of public budget management. The Indonesian Quarantine Agency (BARANTIN) as a government institution has adopted this approach, but still faces obstacles in realizing the budget and achieving optimal performance targets. Uneven budget absorption every quarter and accumulating at the end of the year is the main challenge that hinders the maximum function of the State Revenue and Expenditure Budget (APBN). This study uses a descriptive method with a qualitative approach to analyze the role of performance-based budgeting in increasing the achievement of strategic targets in BARANTIN. Data were collected through observation, interviews, and literature studies, then analyzed descriptively. The results of the study are expected to provide recommendations for BARANTIN in optimizing the achievement of performance targets in accordance with strategic planning.