Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a-match dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V di Gugus I Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus I Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 142 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 1 Muncan yang berjumlah 26 orang dan kelas V SD N 4 Muncan yang berjumlah 28 orang. Data prestasi belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk soal pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: terdapat perbedaan prestasi belajar Matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a-match dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas V di Gugus I Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013 dengan nilai thitung sebesar 8,47 dan ttab = 2,00 maka thitung lebih besar dari ttab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a-match lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jadi, dapat disampaikan bahwa model pembelajaran kooperetif tipe make a-match berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. . Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe make a-match, prestasi belajar Matematika
Copyrights © 2013