Pucuk tebu sebagai basis komponen hijauan dalam ransum lengkap dengan beberapa tingkat protein telah diuji kecernaannya pada pemberian pakan domba persilangan (barbados-priangan) lepas sapih. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi tingkat kebutuhan protein yang paling minimal harus dipenuhi dalam ransum tetapi nilai kecernaan serat kasar dan BETNnya paling maksimal. Percobaan telah dilakukan pada 4 ekor domba persilangan barbados-priangan lepas sapih. Desain penelitian menggunakan Rancangan Bujur sangkar latin 4x4, yaitu diberikan 4 perlakuan yang dikenakan pada domba selama 4 periode pemeliharaan, setiap periode dilakukan selama 14 hari dengan rincian 7 hasi masa adaptasi dan 7 hari masa koleksi data. Perlakuan yang dilakukan adalah pemberian ransum lengkap berbasis pucuk tebu pada tingkat protein 12%, 13%, 14%, dan 15%. Peubah yang diamati adalah nilai kecernaan serat kasar dan BETN. Hasil penelitian menunjukan tingkatan protein dalam ransum percobaan tidak berpengaruh nyata (P<0.01) terhadap nilai kecernaan serat kasar dan BETN. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemberian ransum berbasis pucuk tebu dengan tingkat protein dari 12 % sampai 15 % tidak menyebabkan peningkatan kecernaan serat kasar dan BETN. Kata Kunci : serat kasar, BETN, pucuk tebu
Copyrights © 2006