Pertambahan penduduk yang terus meningkat mengindikasikan bahwa perkembangan penduduk menyebar ke arah pinggiran kota sehingga sebagai konsekuensinya adalah terjadi perubahan penggunaan lahan di perkotaan. Keterbatasan lahan kosong di perkotaan menjadikan daerah pinggiran kota menjadi alternatif pemecahan masalah. Saat ini, kota-kota di Indonesia telah mengalami perkembangan yang pesat sehingga muncul pergeseran fungsi-fungsi kekotaan ke daerah pinggiran kota yang disebut dengan proses perembetan kenampakan fisik kekotaan ke arah luar dari kota. Akibat selanjutnya adalah di daerah pinggiran kota akan mengalami proses transformasi spasial berupa proses densifikasi pemukiman dan transformasi sosial ekonomi sebagai dampak lebih lanjut dari transformasi sosial. Saat ini Kota Wisata Batu menjadi destinasi utama wisata Jawa Timur sehingga banyak turis lokal yang berkunjung ke Alun-Alun Kota Wisata Batu dan merupakan lahan penjualan bagi pedagang kaki lima. Hal ini berdampak baik karena membuka peluang bagi masyarakat Kota Batu untuk berjualan dan meraup keuntungan.Pembukaan lahan untuk perumahan di Kota Wisata Batu juga semakin marak.Namun pemerintah masih belum perhatian terhadap izin pendirian perumahan oleh pengembang. Hal ini tentu harus menjadi perhatian pemerintah lebih lanjut karena berdampak ke depan pada hak kepemilikan tanah dan bangunan. Kata-kata kunci : dampak pembangunan, pembangunan berkelanjutan, kota wisata
Copyrights © 2018