Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar

EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN TENTANG KUSTA DENGAN METODE CERAMAH DIBANDINGKAN DENGAN LEAFLET BAGI SISWA SMAN 1 TELUK BATANG KABUPATEN KAYONG UTARA

., Muhammad Subhan (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Mar 2016

Abstract

Latar Belakang: Kusta adalah penyakit granulomatosa kronis terutama mempengaruhi kulit dan sistem saraf perifer. Kusta disebabkan oleh infeksi Mycobacterium leprae. Indonesia berada di peringkat ketiga dari jumlah penderita kusta dibawah India dan Brasil.. Kabupaten Kayong Utara merupakan kabupaten yang memiliki kasus kusta terbanyak di Kalimantan Barat, yaitu 24 kasus. Penanganan kasus kusta yang dapat dilakukan diantaranya dengan melakukan program-program kesehatan seperti pendidikan/promosi kesehatan. Pendidikan/ promosi kesehatan akan memiliki efek yang baik apabila dalam prosesnya menggunakan metode maupun media yang baik. Tujuan: Mengetahui efektivitas promosi kesehatan tentang kusta dengan metode ceramah dibandingkan dengan leaflet bagi Siswa SMAN 1 Kecamatan Teluk Batang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan rancangan nonequivalent control group design pada 160 orang siswa di SMAN 1 Teluk Batang. Uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna antara peningkatan pengetahuan kelompok uji dan kelompok kontrol dengan nilai significancy (sig) 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Promosi kesehatan dengan menggunakan metode ceramah lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang kusta dari pada metode leaflet. Kata Kunci: Kusta, promosi kesehatan, ceramah, leaflet, pengetahuan.   Keterangan: 1)    Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat. 2)    Departemen Kedokteran dan Komunitas, Keluarga dan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat. 3)    Departemen Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat.  

Copyrights © 2015