Latar Belakang. Trombositopenia dapat terjadi pada beberapa penyakit salah satunya demam berdarah dengue, yang masih merupakanpenyakit dengan tingkat morbiditas dan mortalitas tinggi di KalimantanBarat. Air kelapa secara empiris dikonsumsi masyarakat dan mudahditemukan di Indonesia. Pada beberapa penelitian air kelapa memiliki efek regeneratif pada sel. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiefek air kelapa terhadap jumlah trombosit tikus putih jantan galur Wistar yang diinduksi siklofosfamid. Metodologi. Desain penelitian ini adalah trueexperimental dengan pendekatan pretest and posttest control groupdesign. Penelitian ini menggunakan 30 tikus dan dibagi menjadi 5kelompok. Kontrol positif (KTP) diberikan injeksi NaCl0,9% 5ml/kgBB;kelompok kontrol negatif (KN) diberikan injeksi intraperitonealsiklofosfamid 50mg/kgBB; kelompok perlakuan dosis 1,2,3 (D1,D2,D3)diberikan injeksi intraperitoneal siklofosfamid 50mg/kgBB dan air kelapadengan dosis masing-masing 2ml/100g BB, 4ml/100g BB dan 6ml/100g BB. Semua perlakuan dilakukan selama 14 hari. Pemberian siklofosfamiddilakukan sekali pada hari ke-1. Pemeriksaan darah awal dilakukan pada hari ke-1, pretest ke-4, dan posttest ke-15 masa perlakuan. Data dianalisadengan uji Repeated ANOVA dan One way ANOVA yang dilanjutkan dengan analisis Post Hoc Test. Hasil. Induksi siklofosfamid berhasilmenurunkan jumlah trombosit tikus menjadi trombositopenia. Penilaian jumlah trombosit berdasarkan waktu pemeriksaan Posttest menunjukkantidak terdapat perbedaan bermakna antara KN dengan kelompok Dosis D1, D2, dan D3. Pada kelompok KTP didapatkan perbedaan bermaknadengan KN dan D1. Pada penilaian rerata kenaikan jumlah trombosit(∆ Posttest-Pretest) didapatkan kelompok D3 berbeda bermakna denganKN. Kesimpulan. Pemberian air kelapa dapat meningkatkan jumlah trombosit secara bermakna pada tikus putih yang diinduksi siklofosfamid Kata kunci: Trombositopenia, air kelapa (Cocos nucifera L.), Siklofosfamid, Sysmex-KX 21 hematology analyzer
Copyrights © 2015