Latar Belakang. Pada akhir masa studi tahap kepaniteraan klinik, untuk mendapatkan sertifikat profesi dari perguruan tinggi, mahasiswa kedokteran harus mengikuti UjiKompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Ujian merupakan salah satustressor yang sering dialami oleh mahasiswa kedokteran. Performa mahasiswa pada saatmengalami tingkat kecemasan yang tinggi dan sedang tidak akan lebih baik dari performamahasiswa yang mengalami tingkat kecemasan yang rendah. Metode. Penelitian inimenggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross sectional. Sampeladalah semua populasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, yangmemenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dengan menggunakan kuisonerHamilton Anxiety Rating Scale (HRS-A). Hasil. Hasil yang didapat sebagian besarmahasiswa kedokteran yang mengikuti UKMPPD mengalami kecemasan yang sangat berat.Kesimpulan. Institusi pendidikan dokter diharapkan lebih berperan aktif dalam membantumahasiswa yang akan mengikuti UKMPPD agar mahasiswa kedokteran dapat menampilkanperforma yang maksimal. Kata kunci : cemas, mahasiswa kedokteran, kuisioner HRS-A
Copyrights © 2017