Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemakaian pasir gunung (ex Lubuk Alung) sebagai pengganti agregat halus pada adukan beton terhadap kuat tekan karakteristik beton normal yaitu K-225. Beton yang dihasilkan diuji pada umur 3, 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari, yang masing-masing dibuat tiga buah benda uji berbentuk persegi dengan ukuran 150 x 150 x 150 mm. Dari hasil pengujian benda uji diperoleh bahawa campuran dengan kadar tanah terhadap pasir sebesar 2,5% , 5% dan 10% penurunan nilai kekuatan tekan beton berturut –turut sebesar 15,28% , 17,38% dan 19,94% terhadap kuat tekan beton standar. Dari hasil kuat tekan pada umur 28 hari dapat disimpulkan bahwa kadar penggunaan pasir gunung tidak boleh lebih dari 2,239 %.
Copyrights © 0000