Chengkenam (Alpinia mutica Roxb.) tergolong dalam famili Zingiberaceae yang biasa dikenal sebagai tanaman hias. Rimpang tanaman ini biasanya digunakan sebagai obat sakit perut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan aktivitas antibakteri ekstrak n-heksana rimpang chengkenam (A. mutica Roxb.) terhadap Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Ekstraksi metabolit sekunder dengan menggunakan metode maserasi. Aktivitas antibakteri dilakukan dengan mengukur daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri. Hasil analisis GC-MS ekstrak n-heksana rimpang A. mutica menunjukkan adanya 17 komponen senyawa. Lima senyawa mayor yang memiliki luas area atau kelimpahan besar yaitu senyawa 4-tert-butil-2-(1-metil-2-nitro-etil)-sikloheksanon, pentadekana, sikloheksanon 3-(3,3-dimetil),1-oktin-3-ol-4-etil dan tetrakosana. Ekstrak n-heksana rimpang A. mutica mampu menghambat pertumbuhan S. aureus dan P. aeruginosa. Ekstrak n-heksana rimpang A. mutica dan antibiotik siprofloksasin sebagai kontrol postif lebih sensitiv terhadap bakteri Gram negatif P. aeruginosa dibandingkan terhadap bakteri Gram positif S. aureus. Kata kunci : Alpinia mutica Roxb., Rimpang, Antibakteri, Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, GC-MS
Copyrights © 2013