Telah dilakukan penelitian mengenai polyblend dari selulosa ampas tebu dan limbah botol plastik polietilen tereftalat (PET) dalam pembuatan plastik ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik plastik poliblend PET-selulosa dan stabilitasnya secara termal. Hasil analisis FTIR selulosa dan PET menunjukkan adanya gugus fungsi -OH streching pada selulosa pada bilangan gelombang 3328,08 cm-1. Sedangkan pada PET menunjukkan adanya gugus fungsi CH2 alkana pada bilangan gelombang 2984,63 cm-1. Setelah dilakukan pembuatan poliblend plastik ramah lingkungan dengan beberapa variasi menunjukkan bahwa variasi 50/50 merupakan perbandingan yang paling baik dalam pembuatan poliblend plastik ramah lingkungan antara PET dan selulosa. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil analisis DTA-TGA menunjukkan bahwa variasi 50/50 paling stabil secara termal. Kata kunci: poliblend, PET, selulosa
Copyrights © 2018