Harlia, Intan Syahbanu, Desi Salbeti,
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENENTUAN STRUKTUR SENYAWA COUMARINOLIGNAN PADA FRAKSI DIKLOROMETANA KULIT BATANG DURIAN KLAWING (Durio graveolens Becc.) Rudiyansyah, Harlia, Yoga Pratama,
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Durian klawing (D. graveolens Becc.) merupakan tumbuhan durian yang menghasilkan daging buah berwarna merah dan pada tiap ruasnya memiliki satu buah biji. Tumbuhan durian ini merupakan salah satu tumbuhan endemik di Kalimantan. Tujuan penelitian adalah untuk mengisolasi, memurnikan, dan menentukan struktur senyawa coumarinolignan dari fraksi DCM kulit batang D. graveolens Becc. Isolat yang dihasilkan berbentuk kristal jarum bening sebanyak 14 mg. Penentuan struktur senyawa menggunakan NMR-H1, NMR-C13, COSY, HSQC, dan HMBC. Data spektrum NMR-1H isolat YGP22 14αD20"> -21O (C 0.075; (CH3)2CO) (CD3OD, 500 MHz) δ (ppm), HRMS-ESI-TOF m/z: 401.0510 [M+H]- (C20H19O9): 7,88 (1H, d, J = 9,55 Hz, H-3); 6,30 (1H, d, J = 9,5 Hz, H-4); 6,80 (1H, s, H-5); 6,60 (1H, d, J = 1,25 Hz, H-2’); 6,62 (1H, s, H-6’); 4,95 (1H, d, J= 8 Hz, H-7’); 4,14 (1H, t, J­= 4,1 Hz, H-8’); 3,55 (1H, dd, J=12,65; 3,85 Hz, H-9’); 3,86 (1H, d, 3’-OMe); 3,84 (1H, s, 5’-OMe); 13C-NMR(CD3OD, 500 MHz) δ (ppm): 146,3(C3); 114,0(4); 101,9(C5); 109,554(C2’); 104,1(C6’); 78,2(C7’); 79,9(C8’); 61,7(C9); 56,8(3’-OMe); 56,6(5’OMe). Berdasarkan data dan kajian literatur isolat YGP22 adalah daphnecin. Kata Kunci: coumarinolignan, D. graveolens Becc., daphnecin, durian
SINTESIS DAN KARAKTERISASI TERMAL PLASTIK RAMAH LINGKUNGAN POLYBLEND SELULOSA AMPAS TEBU DAN LIMBAH BOTOL PLASTIK POLIETILEN TEREFTALAT Harlia, Intan Syahbanu, Desi Salbeti,
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai polyblend dari selulosa ampas tebu dan limbah botol plastik polietilen tereftalat (PET) dalam pembuatan plastik ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik plastik poliblend PET-selulosa dan stabilitasnya secara termal. Hasil analisis FTIR selulosa dan PET menunjukkan adanya gugus fungsi -OH streching pada selulosa pada bilangan gelombang 3328,08 cm-1. Sedangkan pada PET menunjukkan adanya gugus fungsi CH2 alkana pada bilangan gelombang 2984,63 cm-1. Setelah dilakukan pembuatan poliblend plastik ramah lingkungan dengan beberapa variasi menunjukkan bahwa variasi 50/50 merupakan perbandingan yang paling baik dalam pembuatan poliblend plastik ramah lingkungan antara PET dan selulosa. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil analisis DTA-TGA menunjukkan bahwa variasi 50/50 paling stabil secara termal. Kata kunci: poliblend, PET, selulosa