BIMASTER
Vol 2, No 1 (2013): BIMASTER

PENGGUNAAN TEOREMA POLYA DALAM MENENTUKAN BANYAKNYA GRAF SEDERHANA YANG TIDAK SALING ISOMORFIS

Nilamsari Kusumastuti., Vivy Tri Rosalianti, Cucu Suhery, (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2013

Abstract

Salah satu permasalahan dalam Teori Graf adalah masalah enumerasi.Masalah enumerasi dapat diselesaikan salah satunya dengan Teorema Polya (Polyas Theorem).Teorema Polya berkaitan dengan indeks sikel polinomial suatu grup, karena Teorema Polya merupakan teorema yang digunakan untuk menghitung banyaknya pola-pola suatu grup permutasi yang membentuk indeks sikel dari grup tersebut.Teorema Polya terdiri dari Teorema Polya I dan Teorema Polya II.Tujuan penelitian ini adalah mencari banyaknya graf sederhana yang tidak saling isomorfis yang dapat dibentuk dengan 5 titik menggunakan Teorema Polya I dan mendapatkan bentuk-bentuk graf sederhana dengan 5 titik yang tidak saling isomorfis menggunakan Teorema Polya II. Banyaknya graf sederhana yang tidak saling isomorfis yang diperoleh adalah 34, dandiketahui bentuk-bentuk grafnya yaitu 1 graf tanpa garis, 1 graf dengan 1 garis, 2 graf dengan 2 garis, 4 graf dengan 3 garis, 6 graf dengan 4 garis, 6 graf dengan 5 garis, 6 graf dengan 6 garis, 4 graf dengan 7 garis, 2 graf dengan 8 garis, 1 graf dengan 9 garis, 1 graf dengan 10 garis. Kata kunci :Graf Isomorfis, Teorema Polya.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jbmstr

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Mathematics

Description

Bimaster adalah Jurnal Ilmiah berkala bidang Matematika, Statistika dan Terapannya yang terbit secara online dan dikelola oleh Jurusan Matematika FMIPA ...