Salako language is one of traditional languages that used by SalakoDayakness as a communication language in their traditional ceremony and culture. The problem in this survey is about repeatation words of this language. They are morphology and repeatation of meaning words. Survey theory that used is M. Ramlan theory and the method is qualitative descriptive, data in this survey is about repeatation of words of SalakoDayakness in Kaliau, Sajingan district, Sambas regency, and the technical are interview, and directing attention. Based on data analysis we can conclude that the forms of word are fall, part and combine repeatation b using affix.Therepeatation meaning words of SalakoDayakness are about many, repeating action, free action, very the basic from of and each other action. Key words: form, meaning, repeatation word Abstrak: Bahasa Dayak Salako merupakan salahbahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat Dayak Salako sebagai alat komunikasi. Adapun pemanfaatan lainnya bahasa Dayak Salako juga digunakan sebagai sarana kebudayaan dalam berbagai upacara adat.Masalah dalam penelitian ini adalah Kata Ulang Bahasa Dayak Salako yang dibatasi dalam dua submasalah yaitu bentuk dan makna kata ulang bahasa Dayak Salako. Teori yang digunakan adalah Teori M. Ramlan. Metode yang digunakan yaitu Metode Deskriptif dengan bentuk Kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata ulang bahasa Dayak Salako yang digunakan masyarakat Dayak Salakobertempat tinggal khusus di Dusun Sajingan Besar Desa Kaliau> Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Teknik pengumpulan datayaitu Teknik wawancara, Teknik pemancingan dan Teknik simak.Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut bentuk kata ulang bahasa Dayak Salako yaitu kata ulang seluruh, kata ulang sebagian, dan kata ulang berkombinasi dengan proses pembubuhan afiks, makna kata ulang bahasa Dayak Salako sebagai berikut menyatakan banyak, menyatakan bahwa "tindakan yang tersebut pada bentuk dasar dilakukan berulang-ulang, menyatakan "sesuatu yang menyerupai apa yang tersebut pada bentuk dasar", menyatakan bahwa "tindakan itu dilakukan dengan seenaknya, hanya untuk bersenang-senang", menyatakan bahwa "tindakan itu dilakukan oleh kedua pihak dan saling mengenai dengan kata lain menyatakan saling"dan menyatakan "sangat". Kata kunci : bentuk, makna, kata ulang
Copyrights © 2013