Jurnal Inovasi
VOL. 07, NO. 02, THN. 2010

KARAKTERISASI DAN MEKANISME KERJA SENYAWA AKTIF ALAMI DARI DAUN PAGODA (CLERODENDRUM JAPONICUM) YANG MENGINDUKSI KETAHANAN SISTEMIK TANAMAN CABAI MERAH TERHADAP CUCUMBER MOSAIC VIRUS (CMV)

Weny Musa (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Jun 2010

Abstract

Penelitian ini telah berhasil mengungkapkan ekstrak daun bunga pagoda dengan pelarut selain air bersifat sebagai induksi ketahanan sistemik tanaman cabai merah terhadap Cucumber Mosaic Virus (CMV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun bunga pagoda yang dimaserasi dan dipartisi menggunakan pelarut organik mempunyai persentase penghambatan diatas 55%. Persentase penghambatan di atas 55% bersifat sebagai induksi ketahanan sistemik tanaman cabai merah terhadap CMV. Hasil ini mengungkapakan ekstrak daun bunga pagoda yang dimaserasi serta dipartisi bukan sebagai senyawa anti viral tetapi merupakan induksi pada tanaman cabe yang terserang CMV. Uji fitokimia menunjukkan positif terhadap terpen dan steroid.

Copyrights © 2010