Buletin Al-Turas
Vol 20, No 1 (2014): Buletin Al-Turas

Karya Ulama di Lembaga Pendidikan Keagamaan di Sulawesi Tengah

Dede B., Zubair A., Arif S. (Makalah ini pernah disampaikan pada seminar hasil penelitian inventarusasi Karya Ulama Lembaga Pendidikan di Hotel Grand Cikarang Tanggal 10-12 Oktober 2011.)



Article Info

Publish Date
29 Jan 2014

Abstract

AbstrakTulisan ini akan mengungkapkan karya-karya ulama di Sulawesi Tengah, terutama yang disusun oleh ulama setempat. Dalam mengumpulkan data awal, peneliti menelusuri data dokumentasi dan selanjutnya melakukan survei ke lapangan dan diperkuat dengan wawancara. Dalam analisis, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sejarah sosial. Temuan riset menunjukkan bahwa tradisi tulis ulama di Sulawesi Tengah telah berlangsung cukup lama, sejak masa sebelum kemerdekaan. Karena ulama yang datang di Sulawesi Tengah merupakan pendatang, maka tradisi pesantren baru dimulai sekitar awal abad ke 20. Karya ulama yang ditemukan lebih banyak bergendre sastra dan buku-buku keagamaan lebih banyak menggunakan kitab-kitab yang sudah populer di lembagan pendidikan keagamaan di luar Sulawesi Tengah.---AbstractThe intelectual relationship of ulemas in Haromain and Nusantara have been engaged since the 17th century, even since Walisongo periode. Muslims society in Lombok since the 18th century have contacted the relitionship with the ulemas in Haramain. It has been proved by the number of great teacher who had learned in the  holly city and beame the chalifah of Qodariyah naqsabandiyah sufism to forming community fiqh-misticism.The teller relationship (sanad) knowledge between Ibrahim Al-Khalidi with Ulemas in Haramain can be traced by the two received written tellers,i.e: (1) scietific teller  in Kifayah al-Mustafid accepted from  one of Nusantara ulemas, K.H. Mahfudz Al-Tirmasi (d.13338H/1919) accepted from his two teachers in Haramain, (2) Ijazah Syekh Hasan Muhammad Al-Masyath (d. 1399H) in his work Al-Irsyad bi Dzikr Ba’dh Ma’li Min Al-Isnad in 1370H. in Makkah Al-Mukarramah, an authoritative ulema in Hijaz during 20th.  The accurate chains and the relationship between one ulema with another ulemas and the authoritative teacher (Ijazaah) explining the academik credentiality of the owner, lead the isnad become the most important credential and become the teacher’s confession to his students.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

al-turats

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JOURNAL BULETIN ALTURAS (ISSN 0853-1692; E-ISSN: 2579-5848) is open access journal that is published by Faculty of Adab and Humanities, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. It serves to disseminate research and practical articles that relating to the current issues on the study of history, literature, ...