Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Vol 11 No 2 (2018): Sainstech Farma Jurnal Ilmu Kefarmasian

Analisis Merkuri (Hg) dalam Ikan Air Tawar di Pasar Depok dengan Metode Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectrometry (ICP-OES)

Lia Puspitasari (Fakultas Farmasi, Institut Sains dan Teknologi Nasional)
Herdini Herdini (Fakultas Farmasi, Institut Sains dan Teknologi Nasional)
Syifa Fauziah (Fakultas Farmasi, Institut Sains dan Teknologi Nasional)



Article Info

Publish Date
02 Sep 2019

Abstract

Merkuri merupakan logam berat yang dapat memberikan efek toksik pada tubuh hingga dapat menyebabkan kematian. Kontaminasi logam merkuri pada pangan diatur dalam SNI 2009 terkait Batas Maksimum Logam Berat. Beberapa pembuangan limbah logam berakhir pada perairan sungai, danau, atau laut sehingga dapat terjadi pencemaran logam terhadap ekosistemnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar cemaran merkuri dalam ikan air tawar antara lain, lele, mas, patin, dan nila merah. Penyiapan sampel dilakukan dengan metode destruksi basah dengan alat microwave digesti. Analisis merkuri dilakukan dengan metode ICP-OES (Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectromerty). Panjang gelombang yang digunakan yaitu pada 184,950nm. Hasil validasi metode analisis menunjukkan bahwa metode yang digunakan dalam penelitian ini memenuhi persyaratan linearitas (0,9988), LOD (0,0861µg/g), LOQ (0,1757µg/g), presisi (%KV) 9,29%, dan akurasi (100,88). Uji kualitatif dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya merkuri dalam sampel dan hasil menunjukkan bahwa dari keempat sampel yang diuji tiga sampel tidak mengandung merkuri hanya ikan nila merah yang positif mengandung merkuri. Kandungan merkuri rata-rata dalam sampel ikan air tawar : nila merah 0,03µg/g.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

saintechfarma

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal ini memuat artikel penelitian kefarmasian meliputi kimia farmasi, biologi farmasi, bahan alam farmasi, teknologi farmasi, farmasi komunitas dan klinis, serta bioteknologi ...