AbstrakDengan adanya rotasi dan revolusi bumi maka hadirlah perbedaan waktu di bumi, selain itu juga terjadi pergantian siang dan malam, serta terjadi pula gerak semu harian dan tahunan matahari. Timbulnya perbedaan waktu di berbagai belahan bumi menyebabkan manusia membuat sistem penanggalan agar memudahkan manusia menetukan waktu. Awalnya penanggalan melihat peredaran matahari sehingga menghasilkan penanggalan Masehi, namun bangsa Arab menggunakan peredaran bulan yang menghasilkan penanggalan Hijriyah. Hal tersebut dilakukan oleh suku Bugis-Makassar dalam membuat penanggalan yang juga bersumber dari peredaran bulan. Walau memiliki sumber penanggalan yang sama yakni dengan memperhatikan peredaran bulan, ada beberapa hal yang membuat penanggalan bangsa Arab dan suku Bugis-Makassar berbeda, diantaranya perbedaan pandangan bangsa Arab dan suku Bugis-Makassar terhadap peredaran bulan atau historisasi penangalan bangsa Arab dan suku Bugis-Makassar, hingga pada konsep dan sistem penanggalan bangsa Arab dan suku Bugis-Makassar.
Copyrights © 2018