Kekasaran permukaan pada suatu komponen mesin merupakan hasil pengerjaan suatu mesin perkakasyang dapat mengakibatkan kegagalan kerja pada suatu komponen mesin. Proses freis tegak merupakansatu proses pemesinan yang menyebabkan kekasaran permukaan pada benda kerja yang sulit untukdikendalikan. Untuk mengetahui sejauh mana hasil kekasaran permukaan hasil proses freis dapatdikendalikan maka perlu adanya penelitian yang menggabungkan antara variabel proses freis denganvariabel jenis benda kerja. Penggabungan antar variabel tersebut bertujuan untuk mendapatkan variabelproses freis yang paling optimal.Penelitian ini menggunakan 3 tingkat pengerjaan pada proses freis dengan parameter proses pemesinanyaitu kedalaman pemotongan, putaran spindel, kecepatan makan dan diameter pahat freis. Material yangdigunakan yaitu baja, besi cor, alumunium dan plastik.Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan material alumunium mempunyai nilai rata-ratakekasaran yang paling kecil jika dibandingkan dengan material baja, besi cor dan plastik pada kondisiparameter proses pemotongan yang sama. Kekerasan material yang semakin besar cenderungmenghasilkan kekasaran permukaan hasil proses freis yang semakin besar. Sedangkan kenaikan nilai rataratakekasaran permukaan cenderung meningkat tajam lebih disebabkan oleh diameter pahat freis yangdigunakan.
Copyrights © 2007