Siklus refrigerasi adalah siklus kerja yang mentransfer kalor dari media bertemperatur tinggi ke media yangbertemperatur rendah dengan menggunakan kerja dari luar sistem. Idealnya siklus refrigerasi tersebut dapatberoperasi tanpa adanya gangguan perpindahan panas, sehingga hasil yang didapatkan untuk siklus tersebutlebih baik. Namun aktualnya siklus refrigerasi tersebut sangat sulit untuk dipisahkan dengan perpindahankalor dari lingkungan sekitar. Dalam penelitian ini dirakit satu unit Mobile Air Conditioning (MAC) yangmeliputi komponen kompresor, kondensor, evaporator, katup ekspansi, filter drier dan peralatan kontrol,Pengujian yang dilakukan menggunakan dua jenis refrigeran yaitu R-134a yang merupakan refrigeran sintetisdan MC-134 jenis hidrokarbon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien performansi dari siklusideal lebih besar dari siklus aktual. Aplikasi R-134a pada siklus aktual kehilangan (losses) performansisebesar +29% dari nilai COP (coeffcient of performance) siklus ideal. Sedangkan aplikasi MC-134kehilangan (losses) performansi sebesar + 18% dari COP siklus ideal. Dengan demikian temperatur darisuperheat dan subcooling sistem refrigerasi akan berpengaruh terhadap nilai COP siklus aktual.
Copyrights © 2013