JPSriwijaya
Vol 4, No 2 (2016)

PELATIHAN TEKNOLOGI PEMBUATAN NATA DE COCO DAN RENGGINANG DI DESA ARISAN JAYA KECAMATAN PEMULUTAN BARAT

Hermanto Hermanto (Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya)



Article Info

Publish Date
04 May 2016

Abstract

Pelaksanaan diversifikasi usaha pertanian dengan memanfaatkan potensi yang ada melalui pengenalan teknologi pengolahan perlu dilakukan dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat Desa Arisan jaya. Desa Arisan Jaya memiliki banyak komoditas tanaman lokal yang belum dimanfaatkan sepenuhnya seperti kelapa dan ubi kayu yang tersebar di pemukiman warga. Tanaman kelapa dibiarkan saja tumbuh tanpa ada perawatan dan pemanfaatannya hanya sebatas daging buahnya saja untuk pembuatan santan. Praktis pohon kelapa yang dimiliki tidak memberikan sumbangan pada pendapatan keluarga. Demikian juga dengan ubi kayu yang pemanfaatannya hanya sebatas daun muda untuk sayur dan umbinya digoreng atau direbus untuk cemilan keluarga. Buah kelapa dan ubi kayu sangat potensial dikembangkan dalam rangka diversifikasi produk hasil pertanian. Air kelapa dapat diolah menjadi produk yang terkenal dengan nama nata de coco. Produk nata de coco sangat disukai baik dari kalangan anak-anak sampai orang tua, dikarenakan nata de coco merupakan minuman yang memiliki kadar serat tinggi yang dapat membantu menjaga kesehatan. Begitu pula rengginang ubi kayu selain untuk dikonsusmsi keluarga juga dapat dijual. Pembuatan nata de coco dan rengginang ubi kayu dapat dilakukan dengan teknologi yang mudah dipahami dan dilakukan sehingga dapat dilakukan oleh kelompok wanita tani di Desa Arisan Jaya.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jpsriwijaya

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Energy Engineering Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan ...