Sebuah penyajian karya seni diciptakan dan disajikan oleh pencipta dengan mempertimbangkan sebuah bentuk karya yang akan disajikan. Bentuk penyajian sebagai memiliki unsur-unsur dasar dari susunan pertunjukan untuk membantu dan mencapai suatu pertunjukan/tampilan untuk disuguhkan pada orang lain yang menyaksikan. Berdasarkan hal tersebut maka permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk kesadaran diskursif manusia prasejarah di dataran tinggi Besemah (studi analisis Megalit di desa Tegur Wangi kota Pagaralam)?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kesadaran diskursif manusia prasejarah di dataran tinggi Besemah (studi analisis Megalit di desa Tegur Wangi kota Pagaralam). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manusia prasejarah memiliki nilai-nilai budaya yang tinggi seperti yang dihasilkannya dalam berbudaya dan bermasyarakat di masa itu. Hasil tinggalan masyarakat prasejarah di desa Tegur Wangi memiliki nilai kebudayaan yang sangat tinggi. Kesadaran untuk belajar pengetahuan secara terus menerus dan mengawetkan data dan informasi menunjukan bahwa manusia pra sejarah pada masa itu memiliki kesadaran diskursif untuk belajar dan mewariskan pengetahuannya
Copyrights © 2018