KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Vol 1, No 2 (2015): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah

SITUS PUYANG MULIA SAKTI DI DESA PENANGGIRAN SEBAGAI MATERI PENGAYAAN PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL DI KELAS VII SMP NEGERI 2 UJAN MAS KABUPATEN MUARA ENIM

Yenda Fera Mesta Putri (Unknown)
Aan Suriadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2016

Abstract

ABSTRAKPermasalahan dalam penelitian ini adalah “Nilai-nilai sejarah apa saja yang dimiliki situs Puyang Mulia Sakti di Desa Penanggiran yang dapat dijadikan sebagai materi pengayaan pembelajaran sejarah lokal di kelas VII SMP Negeri 2 Ujan Mas?”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui nilai-nilai sejarah yang dimiliki situs Puyang Mulia Sakti di Desa Penanggiran.(2) Untuk mengetahui pemahaman guru terhadap nilai-nilai sejarah situs Puyang Mulia Sakti di Desa Penaggiran sebagai materi penggayaan pembelajaran sejarah lokal di SMP Negeri 2 Ujan Mas Kabupaten Muara Enim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui pengamatan langsung atau observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model analisis data kualitatif yang analisis datanya dilakukan secara induktif, yaitu suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh, selanjutnya dikembangkan pola hubungan tertentu atau menjadi hipotesis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Situs Puyang Mulia Sakti adalah salah satu situs leluhur masyarakat desa Penanggiran, situs ini terletak di tebing Tapus kurang lebih 2 km dari pemukiman warga Desa Penanggiran Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim yang sangat penting dalam sejarah daerah. Adapun Nilai sejarah yang dimiliki situs Puyang Mulia Sakti dapat diketahui dari cerita rakyat dan dokumen tentang situs Puyang Mulia Sakti. (2) Pemahaman guru IPS SMP Negeri 2 Ujan Mas Kabupaten Muara Enim terhadap nilai sejarah yang dimiliki situs Puyang Mulia Sakti cukup baik. Nilai sejarah situs Puyang Mulia Sakti di desa Penanggiran dapat di jadikan materi pengayaan pembelajaran sejarah lokal di kelas VII pada Standar Kompetisi: 5. Memahami perkembangan masyarakat  sejak masa Hindu-Budha sampai masa kolonial Eropa. Kompetensi Dasar: 5.2 Mendeskripsikan perkembangan masyarakat, kebudayaan dan pemerintahan pada masa Islam di Indonesia serta peninggalan-peninggalannya. (3) Dengan dijadikannya Situs Puyang Mulia Sakti sebagai materi pengayaan pembelajaran sejarah lokal di kelas VII SMP Negeri 2 Ujan Mas, maka akan membantu siswa mengetahui sejarah lokal yang ada di daerahnya, sehingga dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dalam diri siswa. Kata kunci: Situs Puyang Mulia Sakti, sejarah lokal, candi

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

Kalpa

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

Jurnal ini berfokus tentang penelitian dalam pendidikan sejarah, bidang sejarah, sejarah lokal, sejarah nasional dan sejarah global, budaya Indonesia, kearifan lokal dan pendidikan ...