KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Vol 2, No 2 (2016): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah

ANALISIS PRASASTI TALANG TUO PENINGGALAN KERAJAAN SRIWIJAYA SEBAGAI MATERI AJAR SEJARAH INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

Kabib Sholeh (UPGRI Palembang)



Article Info

Publish Date
13 Apr 2018

Abstract

Sejarah perkembangan agama Budha pada masa kerajaan Sriwijaya dapat digali informasinya melalui prasasti Talang Tuo dan dapat dijadikan  materi ajar sejarah Indonesia. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis sejarah awal munculnya kerajaan Sriwijaya, untuk menganalisis isi prasasti Talang Tuo, mengetahui prasasti Talang Tuo sebagai materi ajar sejarah Indonesia di sekolah menengah atas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis, dengan heuristik, interpretasi dan historiografi. Prasasti Talang Tuo adalah prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya yang menjelaskan tentang perkembangan agama Budha di Sriwijaya, dijelaskan ketaatan raja Dapunta Hiyang Sri Jayanasa dalam menjalankan ajaran Budha sekaligus sebagai simbol wakil dewa di dunia. Dijelaskan juga raja yang adil, bijaksana, dan tegas dalam menjalankan pemerintahan sesuai ajaran Budha untuk saling menyayangi dan mengasihi sesama makhluk yaitu berupa pembangunan taman Srikstera yang tujuannya untuk kesejahteraan semua makhluk di bumi Sriwijaya. Analisis isi prasasti Talang Tuo tentang perkembangan agama Budha di Sriwijaya dapat memperkaya materi ajar sejarah Indonesia di sekolah menengah atas. Relevansi analisis isi prasasti Talaang Tuo dapat dijadikan materi ajar adalah sesuai dengan silabus sejarah Indonesia sekolah menengah atas yaitu tepatnya pada Kompetensi Dasar (KD) 3.5 dan 3.6 yaitu perkembangan kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Budha di Indonesia pada submateri tentang perkembangan kerajaan Sriwijaya.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

Kalpa

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

Jurnal ini berfokus tentang penelitian dalam pendidikan sejarah, bidang sejarah, sejarah lokal, sejarah nasional dan sejarah global, budaya Indonesia, kearifan lokal dan pendidikan ...