Studia Philosophica et Theologica
Vol 1 No 2 (2001)

THE USE OF THE BIBLE BY MEDIEVAL CARMELITE WRITERS

Henricus Pidyarto (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2019

Abstract

Sejak zaman Patristik, orang percaya bahwa teks-teks Alkitab mengandung makna yang amat kaya. Orang percaya bahwa teks suci mengandung makna literal (makna seperti apa adanya) dan makna-makna rohani yang dapat disimpulkan dari makna literal. Sebagai contoh: yang dimaksud dengan kota Yerusalem dalam Alkitab adalah sebuah kota suci di Palestina (makna literal), tetapi juga Gereja Yesus Kristus (makna Kristologis-ekklesiologis) atau jiwa orang beriman (makna moral/ ropologis) atau surga (makna anagogis). Meskipun orang yakin bahwa makna literal itu penting dan menjadi dasar untuk makna-makna rohani, namun nyatanya para penulis abad pertengahan begitu mudah menekankan makna rohani. Dalam artikel ini kami memberikan contoh-contoh yang kami ambil dari para penulis Karmelit abad pertengahan yang merupakan anak dari zamannya

Copyrights © 2001






Journal Info

Abbrev

spet

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

STUDIA focuses on philosophical and theological studies based on both literary and field researches. The emphasis of study is on systematic attempt of exploring seeds of Indonesian philosophy as well as contextualization and inculturationof theology in socio-political-historical atmosphere of ...