Konflik antara ayah dan anak adalah tema yang abadi dan selalu ada dalam kehidupan kita sehari-hari.Cerita pendek “My Son the Fanatic” karya Hanif Kureishi ini tidak sekedar menyajikan konflik antara ayah dan anak, namun menggambarkan pencarian jati diri - ‘self’ dari tokoh utama cerita, yaitu Parvez, sang ayah dan Ali sebagai anak. Sebagai ayah dan anak, sejatinya mereka memiliki ikatan jati diri - ‘self’ yang sama sebagai keluarga, tetapi karena mereka terlalu kuat memegang ‘self’ masing-masing, akhirnya mereka saling ‘meliyankan’ – ‘othering’ satu sama lain. Paper ini mendiskusikan tentang pencarian jati diri - ‘self’ dari Parvez dan Ali melalui konflik mereka yang digambarkan dengan baik oleh Kureishi melalui dialog kedua tokoh utama dalam cerita. Masing-masing tokoh mewakili figure ‘the rooted’ dan ‘the rootless’ – yang berakar dan yang tercerabut dari akar budaya asal mereka sebagai imigran dari Pakistan yang tinggal di London melalui konflik nilai-nilai agama yang begitu cerdas dimainkan melalaui dialog keduanya
Copyrights © 2016