Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui kinerja Rumah Sakit Umum Tulehu berdasarkan penilaian kinerja secara tradisional, berdasarkan penilaian kinerja dengan menggunakan metode balanced scorecard dan Mengetahui perbandingan antara penilaian kinerja secara tradisional dengan pengukuran menggunakan balanced scorecard. Metodologi penelitian yang digunakan ialah dengan pendekatan deskriptif komparatif, yaitu dengan menjelaskan perbandingan antara pengukuran kinerja yang dilakukan pihak rumah sakit dengan pengukuran kinerja berdasarkan balanced scorecard. Hasil perbandingan tersebut akan digunakan untuk menilai manakah di antara kedua jenis penilaian yang dianggap lebih baik dan bisa menggambarkan keadaan Rumah Sakit Umum Tulehu yang sesungguhnya. Alat analisis yang digunakan ialah Balanced Scorecard, yaitu penilaian dengan menggunakan empat perspektif yang terdiri dari: Perspektif keuangan, Perspektif pelanggan, Perspektif proses bisnis internal, serta Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini dilakukan pada Rumah Sakit Umum Tulehu dengan mengolah elemen-elemen yang menjadi tolak ukur dalam penilaian kinerja dengan konsep balanced scorecard. Dari analisis hasil dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: Perspektif keuangan Balanced Scorecard dalam RSUD Tulehu dinilai kurang stabil. Hal ini dapat dilihat dari penurunan tingkat pendapatan yang dicapai dari tahun 2010 ke tahun 2011. Padahal tingkat perubahan biaya semakin meningkat dari tahun ke tahun. peningkatan biaya ini dipengaruhi karena difungsikannya rumah sakit yang baru, sehingga dibutuhkan dana yang banyak untuk melengkapi sarana dan prasarana guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Semakin tinggi keahlian yang dimiliki karyawan, maka akan meningkatkan kualitas jasa yang diberikan sehingga akan menarik banyak minat masyarakat untuk terus melakukan pengobatan di rumah sakit tersebut, sehingga akan mempengaruhi tingkat pendapatan rumah sakit. Kata kunci : Kinerja, Balanced Scorecard
Copyrights © 2015