Al-Fath
Vol 10 No 2 (2016): Desember 2016

Histori, Urgensi dan Prinsip Penulisan Mushaf al-Qur'an Standar Indonesia

Nurul H Maarif (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2016

Abstract

Baik redaksi maupun maknanya, al-Qur’an menjadi hak penuh bagi umat Islam. Seluruh lapisan umat Islam, karenanya, berhak mengakses seluas-luasnya; baik mengakses redaksi dengan membacanya maupun mengakses makna dengan memahaminya. Akses redaksi bisa dilakukan oleh siapapun yang memiliki kecakapan membaca, lantaraan al-Qur’an adalah al-wahy al-matlu yang al-muta’abbad bi tilawatih. Sedangkan akses makna hanya bisa dan mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kualifikasi sebagai mufassir. Inilah urgensi al-Qur’an sebagai manhaj al-hayah (pedoman hidup) kaum muslim.Mengingat begitu urgennya al-Qur’an, maka berbagai kegiatan yang terkait dengannya terus-menerus diselenggarakan; berupa pembacaan redaksi, kajian substansi, elaborasi makna, hafalan maupun pemeliharaan. Problemnya, para pengakses al-Qur’an bukan hanya kaum muslim Arab sebagai native, melainkan juga muslim non-arab (‘ajam) yang tidak mengenal Bahasa Arab sama sekali. Untuk itu, upaya-upaya pemudahan bagi muslim non-Arab terus dilakukan. Maka muncullah aneka metode membacanya. Di Indonesia, muncul Metode Qiraati oleh KH. Dahlan Salim Zarkasyi, Iqra oleh KH. As’ad Humam, al-Barqi, dan sebagainya.1 Bahkan kian memudahkan pembacaannya, al-Qur’an di Indonesia dibuatkan standarisasi oleh Lajnah Pentashih al-Qur’an Kementerian Agama Republik Indonesia melalui penerbitan Mushaf al-Quran Standar Indonesia (MASI) setelah muncul KMA No. 25 tahun 1984 tentang Penetapan al-Qur’an Standar.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

alfath

Publisher

Subject

Religion Education Languange, Linguistic, Communication & Media Physics Other

Description

Al-Fath: published twice a year since 2007 (June and December), is a multilingual (Bahasa, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Interpretation of the quran. This journal is published by the Alquran and its Interpretation Department, Faculty of Ushuluddin and Adab, Sultan ...