Al-Fath
Vol 12 No 1 (2018): Juni 2018

Konsep Neraka Jahannam dalam Alquran

Mutia Fajarina (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2018

Abstract

Dalam Alquran, Allah Swt berulang-ulang berpesan bahwa kematian pasti akan datang, Setiap yang bernyawa akan merasakan mati dan di hari kiamat nanti disempurnakan balasan masing-masing, yang baik dibalas dengan yang baik, yaitu surga, yang buruk akan dibalas dengan yang buruk pula, yaitu neraka. Manusia akan terbagi menjadi dua kelompok setelah melewati proses hisab. Pertama ashabul-yamin, yakni kelompok kanan. Kelompok inilah yang akan mendapatkan surga. Kedua, ashabusy-syimal, kelompok kiri. Kelompok inilah yang akan mengalami kecelakaan atau kesengsaraan, kemudian mereka menuju kedalam neraka. Alquran menyebutkan berbagai nama-nama neraka, bermacam-macam siksaannya sebagai siksaan bagi musuh-musuh-Nya, penjara bagi orang-orang yang berbuat maksiat, kehinaan dan kerugian yang sangat besar dan tiada hal yang lebih buruk darinya.Neraka Jahannam merupakan nama neraka yang di perutukan sebagai tempat menimpakan azab yang abadi di hari kiamat kelak, sebagai tempat pembalasan bagi orang-orang kafir yang mendustakan hari pembalasan. Calon-calon penghuni neraka jahannam antara lain adalah: Kafirun, Musyrikun, Munafiqun, Murtaddun, Dallun, Fasiqun, Mufsidun, Mujrimun, Mu’tadun, dan Mutakabbirun. Dalam Alquran neraka jahannam disebutkan sebanyak 77 kali, dan ayat-ayat neraka jahannam di antaranya adalah: (QS. Al-Baqarah: 206), (QS. Ali ‘Imra>n: 12), (QS. Ali ‘Imra>n: 162), (QS. Ali ‘Imran: 197), (QS. An-Nisa’: 55), (QS. An-Nisa’: 93), (QS. An-Nisa’: 97), dan masih ada 70 ayat lagi.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

alfath

Publisher

Subject

Religion Education Languange, Linguistic, Communication & Media Physics Other

Description

Al-Fath: published twice a year since 2007 (June and December), is a multilingual (Bahasa, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Interpretation of the quran. This journal is published by the Alquran and its Interpretation Department, Faculty of Ushuluddin and Adab, Sultan ...